Numero Zero => SD “PUTRA ALLAH” : Kisah kasih di sekolah

Seorang ahli Arkeolog benda benda bersejarah dari Republik China, Ciak San Dal menemukan sebuah buku yang diperkirakan lamanya sekitar 1900 s/d 2000 tahun yang lalu..

Buku tersebut tak lain dan tak bukan adalah sebuah buku rapot sekolah..

Setelah diterjemahkan dalam bahasa indonesia (yang nantinya saya edit nyampur jowo nggabrul dikit), pada sampul buku rapor tersebut tertulis sebuah nama: JESUS ananda JOSEPH putra DAUD anak ALLAH..
Bagi saudara saudara yg tidak mengenal Jesus, tolong jangan komen dulu, karena begitu pula saya tak mengenal mbok bapakmu tak akan mengkomen mbok bapakmu..

Memang terkesan aneh dan membingungkan karena dari sini terjadi kebimbangan, kalau begitu dari siapa Yesus lahir?
Allah?
Daud?
atau Joseph?
namun sejauh yang kita tahu, tidak satupun dari ketiganya menghamili Maria ibunda Yesus (yang oleh karena itulah kita sebut beliau PERAWAN Maria).
Bagaimanapun juga, ada saja pihak yang mengatakan
"Maria tidak luput dari pergaulan bebas yang hingga abad kini masih terjadi pada kehidupan anak muda, yakni hamil sebelum menikah"

Saya ingatkan sekali lagi, bagi mereka yang tidak mengakui atau bahkan mengenal Yesus, jangan mengkomen dulu karena aku yg gak kenal embahmu wae nda ngomen i embahmu..

Mari kita lupakan pergunjingan antara bapakmu, embokmu, atopun embahmu..
Karena disini yang akan saya bahas adalah sebuah isi rapor dari Tuhan kita Yesus Kristus.

Rapor pada jaman Romawi saat itu agak berbeda dengan rapor-rapor anak gaul putra bangsa jaman sekarang ini. Ketika itu, karena tinta untuk menulis saja belum banyak yang memiliki, oleh daripada karena itu, yang namanya pembagian rapor hanya ada sekali selama setahun. Kalo dijaman kita sebanyak 6 (thn) x 3 (cawu), atau sekarang 6 (thn) x 2 (semester) = 18 atau 12 kali. Saat itu hanya terjadi sekali selama 6 tahun, dan sekaligus menjadi tanda kelulusan. Hal ini tentu menjadi bagian yang diiri-irikan oleh anak sekolahan sing keset-keset & ra niat sekolah, karena dengan hanya 1 x pembagian rapor, mereka mengalami yang namanya :dihajar ortu, batal beli PlayStation, diputus pacar karena nilai jelek. Sebanyak 1x juga.

Berikut adalah laporan hasil investigasi sang arkeolog Ciak San Dal..

Seperti pada rapor-rapor saudara, rapor dari Yesus juga ada nilai untuk Kerapian, Kerajinan, dan Kelakuan.
Bagian
Kerapian, Yesus mendapat aksara C. Hal ini dikarenakan Yesus selalu berangkat sekolah hanya dengan 1 jubah dan itu itu saja setiap harinya, sangat berbeda dengan SMA swasta di semarang yang sangat mementingkan penampilan terlihat kaya yang banyak cino-cino borjuisnya, yakni SMA Karang Teri..
Bahkan Yesus pun berangkat kesekolah tidak memakai sepatu NIKE, atau ADIDAS ataupun BATA. Yesus lebih memilih menggunakan tali kasut yang sehat untuk sirkulasi udara, dan bila tersengat panasnya matahari, belang-belang hitam-putih pada kaki nya menambah seksi saja…euyyyy..
Satu faktor lagi yang membuat nilai kerapian beliau hanya C. Hal ini disebabkan karena Yesus tidak pernah mau potong rambut. Biasanya sekolah-sekolah mewajibkan siswanya agar rambut tidak melebihi kerah bagian bawah, namun jenggot Yesus saja sudah hebat.

Yesus mendapatkan nilai B untuk Kerajinan. Hal ini disebabkan di sekolah Yesus tidak hanya rajin mengerjakan tugas dari gurunya, namun Yesus juga mau memberi tutor pada beberapa siswa lainnya. Kedua belas teman Yesus yang diberi tutor pelajaran itulah yang akhirnya kita kenal dengan nama 12 Rasul.

Luar biasa, Yesus mendapatkan A untuk Kelakuan. Hal ini disebabkan suatu hari ketika istirahat siang, Yesus membagi-bagikan bekal nya dari rumah. "Terimalah dan Makanlah. Inilah tubuhKu yang dikurbankan bagimu". Tidak hanya berbaik hati membagikan bekal bentonya (la po Yesus wong jepang..), Yesus juga membagi minumnya (ingatkah anda ketika SD pada mbawa botol minum?).. "Terimalah dan Minumlah. Inilah piala darahku, darah perjanjian baru dan kekal yang ditumpahkan bagi semua orang demi pengampunan dosa".
Yah memang manusia itu narsis dan pamrih, mungkin Yesus menambahkan "
Kenangkanlah aku dengan merayakan peristiwa ini".

Lebih hebatnya lagi, Yesus mengubah semua es teh di kantin menjadi anggur.

dan untuk rahasia kita saja yah.. Di kantin itu, harga roti adalah 500 dan harga ikan adalah 1000. Hanya dengan uang 5500 (3 roti dan 5 ikan), Yesus sanggup nraktir temen-temen sekelas, bahkan sisanya sebanyak 12 bakul..

ck ck ck…

Kita berlanjut pada laporan Ciak San Dal bagian nilai mata pelajarannya..

Untuk nilai pelajaran Sejarah, Yesus mendapat nilai 8.5. Hal ini disebabkan karena guru mata pelajaran sejarah itu mengagumi Yesus yang sangat menghafal hukum-hukum dan sanggup mengutak-utik hukum di jaman Raja Herodes tersebut sehingga yang benar terlihat salah dan yang salah terlihat benar.

Yesus mendapat nilai 4 untuk Agama. Hal ini disebabkan Yesus kerap kali mengatakan dirinya adalah anak Allah. Hal ini sungguh mengejutkan guru agamanya, padahal nilai-nilai ulangan Yesus bila dirata-rata harusnya diatas 8. Ketika guru agama itu menawarkan akan memberi nilai "8" bila Yesus mau menarik kata-kata itu, Yesus malah menjawab "Manusia tidak hidup dari nilai sekolah saja. Jangan engkau mencobai Aku. Enyahlah iblis !". Begitulah, alhasil nilai agama malah dapet 4.

Lebih parah lagi, Matematika Yesus mendapat nilai 2. Guru matematika Yesus berkata "Yesus pada dasarnya anak yang cerdas, namun dia tidak memahami konsep sederhana penambahan dan pengurangan dalam aritmatika dasar".

Ketika diajarkan penjumlahan, 1+1=2 dan sebagainya, Yesus membantah dan mengatakan "Aku dan Bapaku adalah Satu, tidak ada seorangpun dapat melalui Allah tanpa melalui aku".

Karena teori aritmatika penjumlahan yang kacau itulah gurunya memberi Yesus nilai 2.

Kemudian yang sungguh mengejutkan adalah nilai Penjaskes (Pendidikan Jasmani dan Kesehatan) atau dikenal dengan OR (Olah Raga). Untuk hal ini, pada rapornya Yesus mendapat nilai 10. Apa gerangan yang membuat Yesus mendapat nilai sebegitu hebat dalam pelajaran Olah raga?

Ketika penilaian renang gaya dada, disaat semua orang susah payah berenang sambil kelelep-lelep.. Yesus tidak kelelep. Jangankan kelelep, semua orang renang aja dia cuma jalan diatas air…

*

*

*

Nantikan Episode berikutnya "Numero Uno"..

14 Responses to “Numero Zero => SD “PUTRA ALLAH” : Kisah kasih di sekolah”

  1. Johan Says:

    apik iq wil. wes tak sebar luaskan lewat Facebook. keep it up ^^

  2. Yohan Says:

    Ya teruske ae wil… Mayan nek pas nganggur liat2 FS mu ada bacaan menarik hehehe.. Truske, nek perlu dibuat serial, aja paralel…hehehe… (lha pa sisdig)

  3. 'Davids' Says:

    cocot’e kep nyangkeman ae kw

    sapa tuch jesus ?????

    edan bgt cah kae es teh ngon kantin diubah jadi anggur, guru sejarah apik-apik diuntekke iblis, homo meneh karo bapak’e dewe yo gelem, sekarat’e meneh sing lianne do ajar renang cah iki malah enak”an dolanan sepatune hatori

    nek ak jadi kepsek’e wes ak DO kae bocah.

    ngajari sing ora” wae

    btw kapan kwe meh ngenalke ccmu mbe ak ?????

  4. 'TepHi- Says:

    ahahahahaha….
    speechless…
    nggawe weteng lara…
    4 thumbs up!! (sing 2 jempol sikil yo!!)

  5. Le' Unami Says:

    wkakaka….
    sebuah perpaduan antara agama, komedi, dan sejarah nggabrul…
    Da Vinci Code e Dan Brown ae kalah ki…
    Dikumpulke wi, nek wes akeh dadi buku….
    Ngko nek wes terbit bukune aku pasti…… nyileh!
    hehehe…
    Keep fuckin mbacoting!!!

  6. -euoDIA Says:

    My favorit parts:

    Tidak hanya berbaik hati membagikan bekal bentonya (la po Yesus wong jepang..),

    Lebih hebatnya lagi, Yesus mengubah semua es teh di kantin menjadi anggur.

    Gambuss will…
    Neq kelingan the phrase above ngekek2 dw aq..

    siiiippp laahhhh…

    Keep on writing…!!
    Ta dukung..ta dukung…!!
    Sg luih nggammbuss yooohh…

  7. Andreas Says:

    NUMPAK BECAK…NUMPEK BECAK

  8. Lukazz Says:

    oooo…..
    jan tau tibo ki bocah gendeng…
    kowe nang jepun ngemil wasabi bae lhah dadine koyo wong edann ngene…

    ayo diteruske nulise..:p

  9. Hianoto Says:

    Wah memang edhan tenan, bacaan yang menarik di menjelang hari kelahiran “Sang Pengubah Es Teh di Kantin Menjadi Anggur”..

    Terusin ya..

  10. HiLdA Says:

    great masterpiece, well done man! dun tired to be creative :)

  11. PRIVATE_arX Says:

    wil…

    ga salah tu itungan e??

    3 roti 5 ikan e…

    kan 1 roti 500 ya??

    3 roti = 1500

    1 ikan kan 1000 ya??

    5 ikan bukan e 5000 ya??

    koq kalo di jumlah 3 roti dan 5 ikan jadi e 5500 ya??

    bukan 6500 ya??

    haha…

    tapi crita e hebat wes…

    sangar2…

    teruske ya…hehe…

  12. Wiwi Says:

    oo iyo.. ralat… kudune uang 5500 itu dispend utk 5 roti & 3 ikan…

    getuuuu

  13. Roy Says:

    kenterrr a koen wiiii !!!
    jaman doeloe rak onok seng nganggo boso jowo…
    mending pake tulisan jaman doeloe rak popo..
    lanjut ae lah critone… wes nanggung

  14. YoKzy Says:

    Sak ingetku jaman SMA mbiyen waktu ak masih menginjakkan kaki di gereja (soale kan misa wajib to da LC), tu 5 Roti dan 2 ikan wis.
    Jadine:
    5 Roti @ 500 = Rp 2.500,00
    2Ikan @1000 = Rp.2.000,00
    ===================+
    Rp. 4.500,00
    Lha nek jaman iku si Yesus nduwe duit 100.000 yo sik turah sak wakul wajar wae…… XD

Leave a Reply